Arsip Tag: Pertumbuhan Ekonomi

Berkah Pemilu, Ekonomi Indonesia sepanjang 2023 Tumbuh 5,05%

Kredit-Motorhonda, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan triwulan IV tahun 2022 mencapai 5,04 persen year-on-year (YoY/YoY). Secara kumulatif, perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,05% pada tahun 2023.

Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan industri pengolahan akan menjadi sumber pertumbuhan terbesar sebesar 0,95 persen hingga 2023. disusul perdagangan 0,63 persen, pengangkutan dan pergudangan 0,58 persen, dan infokom 0,49 persen.

Amalia Adininggar Widyasanti dalam jumpa pers pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan IV 223, Senin (2/05/2024): “Industri pengolahan tumbuh stabil karena masih kuatnya permintaan domestik dan global.”

Secara spesifik, industri pengolahan terdiri dari industri logam tidak mulia yang tumbuh sebesar 14,17 persen yang disebabkan oleh meningkatnya permintaan luar negeri seperti produksi logam tidak mulia dan baja.

Setelah itu, industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik tumbuh sebesar 13,67 persen seiring dengan pertumbuhan produksi industri barang dan peralatan logam bukan mesin.

Industri alat angkut tumbuh 7,63% karena meningkatnya permintaan sepeda motor dalam negeri. Kemudian, industri kertas dan produk kertas, reproduksi media percetakan dan rekaman tumbuh sebesar 4,52 persen, seiring meningkatnya permintaan percetakan menjelang pemilu 2024.

Di sisi lain, sektor perdagangan tumbuh seiring dengan peningkatan pasokan barang dalam negeri yang ditopang oleh perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasi yang tumbuh sebesar 4,5% karena pertumbuhan penjualan sepeda motor. Kemudian, perdagangan besar dan eceran, tidak termasuk mobil dan sepeda motor, tumbuh sebesar 4,92 persen karena meningkatnya aktivitas perdagangan dalam negeri. Transportasi dan penyimpanan

Lanjut Amalia, sektor pengangkutan dan pergudangan tumbuh pesat seiring dengan tumbuhnya mobilitas masyarakat yang ditopang oleh angkutan udara yang tumbuh sebesar 28,96% yaitu jumlah penumpang udara yang meningkat, baik rute domestik maupun internasional.

Di sisi lain, angkutan kereta api mengalami peningkatan sebesar 23,74% yang menunjukkan peningkatan jumlah penumpang seiring dengan bertambahnya jadwal kereta api jarak jauh, serta dibukanya jalur baru LRT Jabodebek dan jalur Jakarta-Bandung. kereta cepat

Sektor informasi dan komunikasi juga meningkat sebesar 7,59 persen, didukung oleh peningkatan jumlah BTS (BTS) dari banyak operator telekomunikasi, pertumbuhan penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan penetrasi internet di Indonesia.

“Informasi dan komunikasi terus berkembang didorong oleh semakin meningkatnya penetrasi pengguna internet,” tutupnya.

Sebelumnya, Standard Chartered memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan melambat menjadi 2,9% pada tahun 2024. Namun, khusus untuk Asia, mungkin menjadi kawasan dengan pertumbuhan ekonomi tercepat yaitu sebesar 4,9%.

Hal inilah yang menjadi poin penting dalam laporan Standard Chartered Global Focus – Economic Outlook 2024 yang dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan.

Turut mewakili Standard Chartered untuk mengirimkan prakiraan ekonomi global dan domestik adalah Edward Lee, Chief Economist, ASEAN dan Asia Selatan, Standard Chartered dan Aldian Taloputra, Senior Economist, Standard Chartered Indonesia.

Koordinator Luhut menjelaskan, sebenarnya kinerja penanaman modal asing (FDI) di Indonesia memiliki return yang positif didukung oleh sektor hilir. Realisasi nilai investasi baik PMA maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 1,419 triliun pada tahun 2023, lebih tinggi 17% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam keterangan tertulisnya, Kamis (01/02/2024) disebutkan, “Pada periode yang sama, nilai investasi mencapai USD 375,4 miliar yang menyumbang 26,5% dari investasi pada periode tersebut.

“Selanjutnya, sebenarnya perilaku FDI pada sektor lain di luar sektor hilir juga akan menunjukkan perilaku positif pada tahun 2023. Hal ini mencerminkan semakin baiknya kepercayaan investor asing terhadap Indonesia.”

Sementara itu, untuk tahun 2024, Pak Luhut menjelaskan, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%, tingkat inflasi rendah dan stabil sekitar 2,5%.

Rino Donosepoetro, Wakil Presiden ASEAN dan Ketua Dewan Direksi Standard Chartered Indonesia, mengatakan artikel World Focus – Economic Forecast 2024 menunjukkan bahwa Indonesia sedang menghadapi gejolak perekonomian global.

“Melihat jalur perekonomian Indonesia tahun ini, Standard Chartered memperkirakan pertumbuhan PDB sebesar 5,2% pada tahun 2024, atau sedikit meningkat dari tahun lalu sebesar 5,1%.” Rino menjelaskan.

Ia juga mengutip hasil laporan Standard Chartered yang menunjukkan bahwa konsumsi swasta yang lebih tinggi dan pertumbuhan investasi yang relatif kuat dapat mengimbangi melemahnya permintaan eksternal pada tahun 2024.

Belanja pemilu dan belanja konsumen yang terkait dengan hari libur besar diperkirakan akan memberikan dampak positif sementara terhadap perekonomian selama paruh pertama tahun 2024, sebelum kembali normal pada paruh kedua.

Ekonom Senior Standard Chartered Bank Indonesia Aldian Taloputra menjelaskan, “Standard Chartered mempertahankan perkiraan rata-rata inflasi Indonesia pada tahun 2024 sebesar 2,9% per tahun, atau lebih tinggi dibandingkan inflasi Oktober 2023 sebesar 2,6%.

Standard Chartered juga memperkirakan kondisi inflasi akan tetap terkendali pada paruh pertama tahun 2024, sehingga inflasi akan tetap berada pada level yang tinggi, mendekati batas atas target Bank Indonesia (BI) sebesar 1,5-3,5%, sebelum melakukan pelonggaran pada akhir tahun 2024. ” dia berkata

Terkait kebijakan moneter, Standard Chartered berpandangan bahwa BI akan menurunkan BI rate sebesar 50 basis poin pada paruh kedua tahun 2024, meskipun pemotongan lebih awal mungkin terjadi jika perekonomian AS yang lemah berhasil memicu penurunan suku bunga The Fed lebih awal.

Berkat IKN, Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Timur Tembus 6,22% Lampaui Nasional

Kredit-Motorhonda, Jakarta Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adeninger Vidyasanti mengatakan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur telah melampaui pertumbuhan nasional pada tahun 2023. Ia mengatakan perekonomian Provinsi Kalimantan Timur mengalami peningkatan sebesar 6,22 persen. “Pasti terkait dengan kegiatan pembangunan di Ibukota Negara Republik Indonesia (IKN),” kata Amalia pada konferensi pers Pembangunan Ekonomi Indonesia 2023 di Gedung BPS, Jakarta Pusat, pada 5/2/2023.

Amalia mengatakan, tingginya pertumbuhan ekonomi Kaltim ditopang oleh aktivitas konstruksi. Artinya, berhasil meningkat hingga 15,82%.

“Hal ini disebabkan oleh aktivitas pembangunan di ibu kota semenanjung.” PMTB Kalimantan Timur

Selain itu, Kalimantan Timur mencatat peningkatan signifikan dalam Pembentukan Modal Berkelanjutan Bruto (GSP) pada tahun 2023, namun BPsls tidak menjawab pertanyaan tersebut.

GST adalah nilai barang tidak habis pakai dengan masa manfaat lebih dari satu tahun, termasuk bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal, bangunan lain seperti jalan dan bandara, serta mesin dan peralatan.

Sebab, tentunya ada berbagai pembangunan infrastruktur di ibu kota, ujarnya.

Berdasarkan data BPS, Kalimantan Timur berhasil menempati peringkat ketiga provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada tahun 2023. Urutan pertama adalah Maluku Utara dengan 20,49 persen, Sulawesi Tengah dengan 11,91 persen, dan Kalimantan Timur dengan 6,22 persen.

Badan Pusat Statistik (CBS) mencatat mencapai 5,04 persen year-on-year (y/y) pada kuartal keempat tahun 2022. Secara keseluruhan, perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,05 persen pada tahun 2023.

Plt Ketua BPS Amalia Adenanagar Vidyasanthi mengatakan sektor industri pengolahan akan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,95 persen selama tahun 2023. Disusul perdagangan 0,63 persen, pengangkutan dan pergudangan 0,58 persen, dan infokom 0,49 persen.

“Industri energi terbarukan terus tumbuh didukung oleh kuatnya permintaan domestik dan global,” kata Amalia Adenagar Vidyasanti dalam siaran persnya, Senin (5/2/2024) saat mengumumkan pertumbuhan ekonomi triwulan IV tahun 2024.

Sektor ritel, manufaktur, dan logam dasar tumbuh sebesar 14,17 persen karena adanya permintaan luar negeri terhadap logam dasar seperti produksi besi dan baja.

Berikutnya, industri barang bukan logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik mencatat pertumbuhan sebesar 13,67 persen karena peningkatan produksi industri barang dan peralatan bukan logam.

Industri perlengkapan otomotif tumbuh sebesar 7,63% karena meningkatnya permintaan sepeda motor dalam negeri. Kemudian industri kertas dan barang jadi dari kertas, percetakan dan reproduksi media rekaman tumbuh sebesar 4,52 persen seiring meningkatnya kebutuhan percetakan menjelang pemilu 2024.

Sementara itu, sektor ritel tumbuh seiring dengan meningkatnya pasokan barang-barang rumah tangga yang ditopang oleh penjualan dan reparasi mobil, sepeda motor yang tumbuh sebesar 4,5 persen karena meningkatnya penjualan sepeda motor. Kemudian, perdagangan besar dan eceran tumbuh sebesar 4,92 persen, tidak termasuk mobil dan sepeda motor, karena meningkatnya aktivitas perdagangan barang rumah tangga.

Amalia melanjutkan, sektor pengangkutan dan pergudangan tumbuh kuat karena bertambahnya angkutan umum penunjang perjalanan udara yang meningkat sebesar 28,96% seiring dengan bertambahnya jumlah penumpang udara domestik dan internasional.

Di sisi lain, lalu lintas kereta api meningkat sebesar 23,74 persen karena peningkatan jumlah penumpang dengan proyek kereta api jarak jauh serta dibukanya jalur baru LRT Jabodak dan Tol Jakarta-Bandung. itu panas.

Begitu pula dengan sektor informasi dan komunikasi yang tumbuh sebesar 7,59% dengan bertambahnya jumlah base transceiver station (BTS), jumlah terminal dan akses internet beberapa operator telekomunikasi di Indonesia.

“Dengan semakin meningkatnya penetrasi pengguna internet, informasi dan komunikasi juga terus berkembang,” ujarnya.