Kurang dari 3 Kali Basuhan Mandi Wajib Tidak Sah? Begini Penjelasan Buya Yahya

Selamat datang Kredit-Motorhonda di Portal Ini!

Jakarta – Mandi utama atau mandi wajib atau mandi junuba dilakukan ketika seseorang telah selesai berhubungan badan dengan pasangannya atau wanita telah membersihkan diri dari haid. Namun masih banyak pertanyaan yang sering muncul, apakah bak besar atau bak junub perlu dicuci sebanyak tiga kali agar asli? Menanggapi pertanyaan tersebut, Buya Yahya memberikan penjelasan. Gulir ke bawah untuk melihat artikel selengkapnya. Kurang dari 3 Kali Basuhan Mandi Wajib Tidak Sah? Begini Penjelasan Buya Yahya

“Basa saja, tapi yang penting mandi yang baik setelah berhubungan badan atau setelah mandi setelah haid, atau jika anda menyesal mengalami mimpi basah, keluar sperma dan ingin shalat, maka sebaiknya anda mandi yang baik.” Buya Yahya dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV pada Rabu 5 Juli 2023. Beasiswa Google 2024 untuk Perempuan Siap Dibuka, Tunjangan Rp39 Juta Masuk Kantong

Menurut salah satu ilmuwan ternama Indonesia, saat mandi besar atau mandi junuba, penting untuk mendistribusikan air secara merata ke seluruh tubuh. Anda tidak perlu mencucinya tiga kali atau menggunakan sampo.

“Pancurannya cukup besar sehingga airnya merata, bisa dipakai (untuk) mencuci, mencuci, yang penting merata ke seluruh tubuh. “Tidak perlu tiga kali, tidak harus menggunakan sampo,” jelas Buya Yahya.

Agar bisa menunaikan shalat dan tidak ketinggalan setelah berhubungan badan atau setelah haid, maka mandi wajib atau mandi junub dapat dilakukan cukup dengan membasuh seluruh badan dengan air. Anda tidak harus mandi sempurna dengan sabun dan sampo.

“Jadi tidak harus mandi sempurna, langsung mandi dan sholat, lalu mandi dan cuci rambut, yang penting bisa sholat,” jelas Buia.

Karena sebagian orang harus tampil sempurna hingga menunaikan shalat, terutama wanita yang berambut panjang, lanjutnya.

Yang terpenting dalam mandi besar atau junuba adalah airnya dapat membasuh seluruh badan. Jadi sebaiknya jangan mencucinya tiga kali karena cuaca cerah untuk mencucinya. Tidak perlu menggunakan sabun dan sampo, yang utama adalah membasuh seluruh tubuh dengan air. Kurang dari 3 Kali Basuhan Mandi Wajib Tidak Sah? Begini Penjelasan Buya Yahya

“Yang paling penting adalah airnya tersebar merata ke seluruh tubuh, ke rambut, ke semua hal. “Disunnahkan mencuci satu atau tiga kali, tidak perlu menggunakan sampo dan sabun, yang penting merata ke seluruh tubuh,” tutupnya. Voodoo telanjang bulat, apakah legal? Begini jawaban Buya Yahya. Jadi, apakah pencucian akan berhasil jika Anda mencuci dalam keadaan telanjang bulat? Pendakwah kenamaan Buya Yahya turut berbicara dalam kesempatan tersebut. Kredit-Motorhonda 11 Februari 2024